Satu tesis sederhana:
bisnis Indonesia butuh infrastruktur kecerdasan mereka sendiri.
Membangun dan mendanai software, compute, dan kapital yang memungkinkan bisnis Indonesia beroperasi di kecepatan AI.
"Bukan AI yang akan menggantikan kita — melainkan mereka yang memahaminya lebih dulu."
Indonesia memiliki 280 juta penduduk, ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, dan ambisi besar. Namun infrastruktur kecerdasan kita — compute, data, talent — masih bergantung pada pihak luar.
Saya membangun PT Menara Sinar Semesta dengan satu tesis sederhana: bisnis Indonesia membutuhkan intelligence layer mereka sendiri — bukan copy-paste solusi Silicon Valley, melainkan infrastruktur yang memahami konteks lokal, regulasi lokal, dan ambisi lokal.
Dari SaaS yang mengotomasi operasional, hingga AI yang membaca pola di pasar finansial, hingga infrastruktur cloud yang dirancang untuk latency Asia Tenggara — semuanya terhubung oleh keyakinan bahwa teknologi terbaik adalah teknologi yang bekerja dalam bahasa, budaya, dan kecepatan kita.
Membangun dan menjalankan perusahaan teknologi yang menghasilkan revenue, bukan hanya slide deck.
Menulis dan berbicara tentang intersection antara AI, kepemimpinan, dan masa depan Indonesia.
Menyalurkan kapital dan koneksi ke founder yang membangun solusi nyata untuk masalah nyata.
Enterprise software yang mempercepat operasional bisnis Indonesia melalui automasi cerdas dan decision intelligence.
Compute dan cloud infrastructure yang dirancang untuk kebutuhan spesifik pasar Asia Tenggara — latency rendah, compliance lokal.
Applied research ke bagaimana machine learning membentuk ulang price discovery dan risk management di emerging markets.
Bekerja secara selektif dengan sejumlah kecil founder setiap tahun — membangun bersama, bukan sekadar memberi nasihat.
Topik yang saya bahas: strategi adopsi AI untuk enterprise, membangun perusahaan teknologi di Indonesia, pengembangan infrastruktur untuk emerging markets, dan intersection antara machine learning dan pasar finansial.
Undang berbicara →Menara Sinar Semesta secara selektif menerima percakapan dengan institutional investors, family offices, dan mitra strategis yang memiliki konviksi jangka panjang pada lanskap AI Indonesia.
Kami tidak sedang menggalang dana publik. Namun pintu tetap terbuka untuk dialog yang substantif.
Kolaborasi, lisensi teknologi, atau kemitraan strategis.
Keynote, panel, podcast, atau wawancara media.
Dialog substantif dengan institutional investors dan family offices.